Rantepao – Senin (25/11/2025) BPOM Palopo hadir dalam kegiatan Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan yang dilaksakan di Aula Hotel Hiltra, Rantepao ini diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP).
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara, Remen Taula’bi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran IRTP dalam sistem keamanan pangan di Indonesia. “Mengingat potensi ekonomi yang sangat strategis serta adanya risiko produk, maka penyelarasan antara pertumbuhan IRTP dengan peningkatan keamanan dan mutu produk sangat penting untuk dilakukan” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh 2 orang Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan Balai POM di Palopo, yaitu Andi Hamka dan Yulica Tumaruk. Materi yang disampaikan mencakup Cara Produksi Pangan Yang Baik untuk IRTP, Penggunaan Bahan Tambahan Pangan IRTP, Label Pangan IRTP, serta Implementasi Dokumentasi yang Baik bagi IRTP.
Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan pelaku IRTP semakin memahami kewajiban dan standar yang harus dipenuhi untuk menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu, dan layak edar. Balai POM di Palopo juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku usaha, baik melalui edukasi, advokasi, maupun pengawasan yang berkesinambungan. Pemateri juga menekankan bahwa keamanan pangan tidak hanya terkait pada aspek kesehatan masyarakat saja namun juga erat kaitannya dengan keberlangsungan usaha.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi yang terbangun antara Balai POM di Palopo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara untuk mendorong pelaku IRTP agar lebih siap dalam memenuhi persyaratan produksi pangan yang aman, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat regional maupun nasional. (YT)